Keluarga Burung

Malure Dicat Halus / Malurus cyaneus

Pin
Send
Share
Send
Send


  • Malyur yang dicat halus (Latin Malurus cyaneus) adalah burung pengicau dari keluarga Malyurov, tersebar luas dan dikenal di seluruh Australia tenggara. Spesies ini menjalani gaya hidup menetap dan merupakan burung teritorial, menunjukkan dimorfisme seksual yang kuat: bulu kawin jantan memiliki mahkota biru cerah yang menutupi bulu telinga, punggung dan ekor dengan punggung hitam dan tenggorokan biru tua. Di luar musim kawin, jantan, betina dan anak ayam didominasi warna abu-abu kecokelatan, oleh karena itu, pada awalnya, tercipta kesan bahwa jantan adalah individu yang berpoligami, karena semua burung yang tidak mencolok secara keliru dianggap sebagai betina. Ada dua subspesies: bentuk cyaneus Tasmania Tasmania gelap besar dan cyanochlamys ringan yang lebih kecil, yang umum di daratan.

Seperti burung mull yang dicat lainnya, spesies ini memiliki perilaku yang khas: burung-burung tersebut secara sosial monogami, tetapi memiliki hubungan seksual yang tidak memilih-milih. Ini berarti bahwa meskipun burung membentuk pasangan “satu jantan - satu betina”, masing-masing pasangan akan kawin dengan individu lain dan bahkan ikut serta membesarkan anak dari pasangan tersebut. Selama musim kawin, jantan mencabut kelopak kuning dan menunjukkannya kepada betina.

Malyur yang Dilukis Halus dapat ditemukan di hampir semua daerah yang memiliki setidaknya semak kecil dan lebat untuk membangun tempat tinggal, termasuk padang rumput yang tersebar, hutan cukup lebat, tepi hutan, padang rumput, dan taman rumah. Ia beradaptasi dengan baik dengan lingkungan perkotaan dan merupakan penghuni khas pinggiran kota Sydney, Canberra dan Melbourne. Burung terutama memakan serangga, melengkapi makanan mereka dengan biji.

Burung eksotis dengan keindahan yang belum pernah terjadi sebelumnya

Mereka benar-benar cantik, semuanya tanpa kecuali! Ketika Anda melihat keajaiban alam, pikiran tentang ketidakberdayaan dari keindahan ini tanpa sadar muncul di benak Anda.

Penenun beludru ekor panjang (Euplectes progne)

Di dunia berbahasa Inggris, burung Afrika Selatan ini disebut "janda" karena ekor berkabung hitamnya yang luar biasa panjang. Pada pria (yaitu, duda), itu mencapai empat puluh sentimeter, yang dua kali panjang tubuh mereka.

Kumbang lalat mahkota (Onychorhynchus)

Ada empat jenis kumbang lalat bermahkota atau kerajaan, yang semuanya dicirikan oleh "mahkota" yang biasanya dapat dilihat pada jantan hanya selama ritual pacaran atau kompetisi dengan jantan lain. Biasanya, sisir tidak terlihat, bulu-bulu ditekan ke kepala, namun, jika perlu, "gaya rambut bergaya" seperti itu muncul.

Cendrawasih bersisik (Pteridophora alberti)

Bulu yang “dilukis” di kepala jantan (sayap jari) terlihat sangat mustahil sehingga ketika burung pertama dibawa ke Eropa, orang tidak percaya bahwa ini adalah hiasan alami mereka.

Quezal (Pharomachrus mocinno)

Banyak yang menganggap burung ini sebagai yang terindah di dunia. Quezal adalah simbol nasional Guatemala, dan mata uang lokal bahkan dinamai menurut namanya.

Roller Berkancing Lilac (Coracias caudatus)

Burung ini (seperti perwakilan lain dari spesies ini), yang dikenal dengan ritual pacaran yang luar biasa mengesankan, juga terkenal dengan penyelamannya yang cepat, "batu" naik turun melingkar, yang disertai dengan suara yang menusuk.

Keriting arasari (Pteroglossus beauharnaesii)

Burung yang termasuk dalam keluarga toucan ini mendapatkan namanya dari bulu yang luar biasa di kepalanya, melingkar seperti pita di kotak kado.

Tanager topi biru (Tangara cyanocephala)

Ada tiga subspesies burung ini, yang berbeda terutama pada ukuran bercak di tenggorokan dan warna kepalanya. Mereka hidup di hutan tropis dataran rendah di bagian timur Amerika Selatan.

Cendrawasih berkepala biru yang megah (Cicinnurus respublica)

Ini adalah cendrawasih luar biasa lainnya yang mudah dikenali dari bulu ekornya yang keriting dan warnanya yang unik. "Mahkota" berwarna biru kehijauan di kepala laki-laki sebenarnya bukan bulu, tapi sepetak kulit telanjang.

Guiana Rock Cockerel (Rupicola rupicola)

Kerang mereka, bentuk setengah lingkaran yang hampir sempurna, dibentuk oleh dua baris bulu, menyatu di ujungnya satu sama lain. Tidak seperti burung lain, ayam jantan berbatu memakai perhiasan ini sepanjang waktu.

Livingston bananoed (Tauraco livingstonii)

Pemakan pisang atau disebut juga Turaco adalah nenek moyang dari keluarga Musophagidae, yang tentunya berarti pemakan pisang. Namun, yang luar biasa, burung-burung ini hampir tidak memakan pisang.

Rangkong India (Anthracoceros coronatus)

Burung-burung ini mudah dikenali dari "helm" besar yang tumbuh di atas paruhnya. Suku-suku di India tengah percaya bahwa mengenakan tengkorak badak yang digantung di leher mereka adalah jalan paling pasti menuju kekayaan.

Pin
Send
Share
Send
Send